Tips Mengemudi Mobil dan Motor Malam Hari - Sebuah pertanyaan yang bisa kita tanyakan pada diri kita masing-masing “Bila diberikan pilihan mana yang di pilih; Mengemudi di siang hari atau memilih Berkendara Mobil dan Speda Motor di malam hari?” jawaban setiap orang berbeda-beda. Tetapi, dari hasil penelitian banyak orang menyatakan perjalanan di malam hari. Dengan Alasan, malam hari sangat mudah untuk mendeteksi jika ada kendaraan lain yanag melaju di arah lain yang terlihat karna sorotan lampunya. Akan tetapi, pendapat ini masih diperdebatkan.
 Jawaban memang tak salah, jika fokusnya pada kendaraan lain yang dilengkapi lampu serta alat penerangan juga. Tapi “bagaimana jika dikaitkan dengan unsur-unsur selain mobil?” Seperti penyebrang jalan. Kemampuan Pengendara untuk mengantisipasi hal yang ada diluar mobil menjadi berkurang, disebabkan berkurangnya jarak pandang dan pengelihatan di malam hari.
Jadi, Cara Menyetir Mobil Dan Motor pada malam hari menurut See Look Book, tidak direkomendasikan. Tetapi banyak sebab kenapa harus menyetir di malam hari. Apabila terpaksa dilakukan, terdapat beberapa hal yang sanga perlu perhatikan.
Tips Mengemudi Mobil dan Motor Malam Hari
Tips Mengemudi Malam Hari
1. Sikap Bijaksana
Ada yang memiliki pendapat, lampu yang dilengkapi dengan cahaya terang akan lebih aman dibandingkan dengan lampu yang standar atau yang biasa. Tak mengherankan, jika banyak pemilik mobil dan speda motor mengganti lampunya dengan intensitas cahaya yang lebih terang. Jika pada jalan satu arah, lampu yang terang memang mendatangkan keuntungan  yang banyak karena jarak pandangan juga bertambah.
Tapi jika dijalur dua jalur yang berlawanan arah, pilihan ini justru akan menimbulkan bahaya dan mengakibatkan kecelakaan. dikarnakan pengemudi dari arah berlawanan akan silau serta mungkin kehilangan orientasi. Serta tidak jarang pengemudi lain menyikapi sorotan lampu terang ini dengan menyalakan lampu beamnya.
Maksudnya adalah membalas silaunya lampu dari pengemudi yang ada dari arah berlawanan. Tetapi, langkah seperti ini akan mengakibatkan potensi yang lebih bahaya menjadi 2 kali lipat.
Cara paling bijaksana menghadapi situasi silau lampu pengendara lain adalah dengan mengedip-ngedipkan sesaat lampu beam high. Tujuannya, untuk mengingatkan si pengemudi bahwa lampunya sangat menyilaukan mata. Karna hal ini dapat terjadi karena pengemudi lupa mengubah posisi lampunya dari high beam kepada low beam.
Cara lainnya adalah mengalihkan pandangan Anda dari titik sorotan lampu kendaraan yang berlawanan (sepeda motor atau mobil). Namun yang terlebih dahulu Anda harus dapat mendeteksi kondisi ruas dari jalan di depan yang akan dilalui.
 2. Batasi Kecepatan
Boleh Saja Anda pengemudi yang mampu mengendarai mobil dan motor dengan sangat cepat. Namun untuk Cara Mengendarai Mobil dan Motor ketika malam hari, tetap saja harus mereduksi kecepatan lebih lambat dibandingkan siang hari. Ini terkait dengan jarak pandang yang terbatas karena intensitas cahaya yang dihasilkan lampu kendaraan tentu saja tidak seperti intensitas cahaya dari matahari.
Pada umumnya, jangkauan dari sorotan lampu mobil pada posisi high beam (untuk lampu jauh) adalah 120 meter ke depan. Jika dikonversi ke waktu dengan laju kendaraan 100km perjam, berarti jarak jangkauan dari sorotan lampu tersebut sama dengan waktu 6 detik untuk pengemudi mengambil tindakan darurat jika diperlukan.
Artinya, masih ada waktu sisa yang cukup mengingat reaksi pengemudi, normalnya untuk menghentikannya secara total dari kecepatan 100km perjam (stopping distance) 4 sampai 5 detik. Jadi untuk mengendarai kendaraan anda jangan lebih dari 100 km perjam dan perhitungan ini pada jalan lurus bukan jalan berkelok-kelok.
 3. Siklus Biologis
Tingkat waspada yang sangat tinggi pada manusia dimulai dati jam 10 pagi, berlangsung sampai ham 15.30 sore dan perlahan saat suhu tubuh meningkat pada jam 19.00 dan 21.00, terjadinya sekresi zat melatonin yang akan menimbulkan rasa kantuk pada mata. Puncaknya, pada jam 02.00 pagi, manusia akan tidur lelap (deepest sleep).
Sekresi melantonin akan berhenti jam 07.30. jadi apabila malam hari digunakan untuk Cara Mengemudikan Mobil atau kendaraan lainnya, maka tubuh akan cepat lelah serta mengurangi kemampuan dalam bereaksi.
Mengendarai Motor Di Malam Hari

Tips  Menghindari Sorotan Lampu High Beam (Lampu Jauh)
1. Hindari tatapan Langsung dengan lingkaran cahaya lampu. Jika terpaksa, kedipkan mata Anda untuk mengurangi silau. Sebaiknya melihat ke samping, pandangan lurus ke depan saja atau lihat garis putih yang ada di sebelah kiri dan kanan jalan agar mobil yang Anda Kendalikan tetap pada posisi yang baik.
 2. Setelah kendaraan berlalu, usahakan mata Anda cepat beradaptasi dengan berkedip-kedip beberapa kali lagi. Dalam upaya pengemudi selalu ekstra waspada dan konsentrasi. Jika tidak terlihat mobil di depan, hidupkan high beam (lampu jarak jauh) karna dapat membantu pengelihatan (NB: tidak ada mobil atau Motor lain sehingga tak membuat silau pengemudi lainnya).
3. Apabila ada mobil dari depan, Segera matikan lampu jauh (high Beam) dan ganti ke lampu dekat atau lampu yang mengarah ke bawah. Ketika akan menikung, sebaiknya gunakan lampu jauh dan jika mengendara di siang hari tekan sedikit klakson untuk memberi tanda dan isyarat. Serta ketika keadaan jalan menanjak.
 4. Kiat Terakhir dari See Look Book adalah memanfaatkanlah penuntun di tepi jalan. Misalnya Garis Putih Di jalan, rambu-rambu, bahu jalan dan lain-lainnya. Anda bisa memakai kacamata khusus mengemudi malam hari dan beristirahatlah dengan cukup sebelum melakukan perjalanan.
Jika anda tetap saja terpaksa untuk berjalan jauh maka perhatikan Cara Mengemudi Mobil dan Motor Di Malam Hari.
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan daftar disini untuk berlangganan gratis melalui email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di See Look Book GRATIS 100%
 
Nama Bayi Perempuan © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top